Mengapa Banyak Apps Hanya Mendukung Versi Terbaru iOS?

Mengapa Banyak Apps Hanya Mendukung Versi Terbaru iOS?

Bagi saya sebagai seorang Developer, ada biaya lebih untuk membuat dukungan aplikasi bagi versi OS yang lebih lawas. Semakin lama versi OS yang didukung, semakin sulit juga development nya. Terlebih lagi, OS versi lawas punya fitur yang lebih sedikit dan itu artinya kamu harus membuat kompensasi terhadap fitur-fitur baru. Atau kamu harus membuat tampilan khusus bagi versi lawas tersebut. Sungguh menyiksa.

Sebenarnya saat seorang developer dipaksa untuk membuat aplikasi yang mampu mendukung iOS versi 4.3, sejatinya kamu hanya membuang-buang uang dan tidak akan meningkatkan pendapatanmu. Walaupun misalkan hanya ada sekitar 8 orang diluar sana yang masih memakai OS lawas, mereka juga belum tentu ingin memakai atau membeli aplikasimu.

Taylor Swift tidak merilis albumnya dengan format kaset atau piringan hitam adalah dengan alasan yang sama.

Saya sering menyarankan kepada klien-klien saya untuk membuat satu versi dibawah versi OS saat ini, atau maksimal 2 versi dibawah jika klien sangat memaksa. Dan ini bisa menutup 98% pasar yang ada.

Alasan Dukungan Code
Saat setiap OS terbaru diluncurkan, ada banyak code dari versi lawas yang di deprecated atau dihapus. Untuk itulah, saat kamu memutuskan untuk mendukung versi lawas dari iOS dan beberapa code mu sudah deprecated atau bahkan tidak lagi ada pada iOS terbaru, kamu harus bekerja lebih keras lagi dalam menuliskan lebih banyak code agar aplikasi versi OS lawas tersebut bisa bekerja dengan baik.

iOS memiliki beberapa code yang sudah ditambahkan kedalamnya yang bisa membuat pekerjaan developer menjadi lebih mudah. Sebagai contoh, sebelum iOS 6, kamu harus membuat masing-masing code terkait share links agar konten mu bisa dibagikan pada social media, misalnya. Kemudian, Apple memperkenalkan UIActivityViewController (atau “Share Sheets”), yang mengizinkanmu menampilkan informasi yang sama dengan hanya sedikit code. Jika aplikasimu mendukung versi iOS 6 kebawah dan kamu ingin menggunakan UIActivityViewController didalam aplikasimu, kamu harus membuat code lamamu tetap ada disana karena Share Sheets tidak akan muncul di iOS 6. Terlebih karena kamu pasti harus menuliskan lebih banyak code daripada menggunakan UIActivityViewController, yang berimbas pada aplikasimu akan bertambah besar. Itu hanyalah salah satu contoh. Jika ada banyak contoh seperti fungsi diatas pada aplikasimu, maka aplikasimu akan membesar tanpa alasan yang jelas.

Untuk membuatmu lebih yakin adalah fakta bahwa iOS memiliki tingkat upgrade iOS baru oleh pengguna yang sangat tinggi* dan semakin sedikit pengguna yang masih menggunakan iOS versi lawas.

*Sumber: App Store – Support – Apple Developer

 

ios, apple, developer, ios 6, ios 8, ios 10, xcode,

Your email address will not be published. Required fields are marked *

div#stuning-header .dfd-stuning-header-bg-container {background-image: url(https://fajarnugraha.com/wp-content/uploads/2017/08/macbook.jpg);background-size: cover;background-position: center center;background-attachment: scroll;background-repeat: no-repeat;}#stuning-header div.page-title-inner {min-height: 620px;}