Swift dan Tantangan Tulis Ulang Code

Swift dan Tantangan Tulis Ulang Code

Saya masih membuat aplikasi saya menggunakan Objective-C, terutama aplikasi-aplikasi lama yang masih saya maintain. Ide penulisan ulang code seluruh aplikasi dari Objective-C menjadi Swift buat saya terlalu memaksa. Kenapa?

Tahukah kamu berapa banyak waktu dan usaha yang dibutuhkan untuk membuat sebuah aplikasi sekaligus berurusan dengan bugs? Ratusan jam kerja dicurahkan hanya pada sebuah aplikasi. Pada aplikasi yang lebih kompleks; ribuan jam kerja.

Seorang manajer engineering yang waras mana yang mau membuang seluruh usaha diatas dan memulai lagi dari awal? Ini tidak masuk akal. Saat kamu fokus pada penulisan ulang code mu, kompetitor lain sudah sibuk menambahkan beragam fitur baru sedangkan kamu masih berkutat pada tempatmu. Bagian sales dan marketingmu tidak akan bahagia, juga tidak akan membuat bahagia CEO dan investormu.

Jika kamu harus menuliskan sebuah bagian pada code mu untuk penambahan fitur, membetulkan bugs atau apapun, maka ini lebih masuk akal untuk dilakukan daripada membuat code baru di Swift. Tetapi menuliskan ulang code hanya untuk bersenang-senang? Saya rasa tidak. Ini tidak masuk akal dalam pandangan bisnis.

Beberapa perusahaan kecil memang bisa selamat saat penulisan ulang code, tetapi ini lebih merupakan kemujuran. Langkah pintarnya adalah dengan memecat siapapun yang memberikan ide penulisan ulang ini. Penulisan ulang adalah langkah bagus untuk membunuh sebuah perusahaan.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

div#stuning-header .dfd-stuning-header-bg-container {background-image: url(https://fajarnugraha.com/wp-content/uploads/2017/08/macbook.jpg);background-size: cover;background-position: center center;background-attachment: scroll;background-repeat: no-repeat;}#stuning-header div.page-title-inner {min-height: 620px;}